• Sabtu, 18 April 2026

Hampir Seribu Santri Ramaikan MQK Bogor 2026 Ajang Bergengsi Uji Kitab Kuning dan Cetak Ulama Muda

Photo Author
Agung Fathirrobbani, Bogor 24 Jam
- Jumat, 17 April 2026 | 00:54 WIB
Ratusan santri ikuti MQK Bogor 2026, uji kemampuan kitab kuning dan asah keilmuan pesantren (Ist)
Ratusan santri ikuti MQK Bogor 2026, uji kemampuan kitab kuning dan asah keilmuan pesantren (Ist)

Baca Juga: Desa Kutajaya Sabet Penghargaan Utama Proklim Warga Dinilai Aktif Jaga Lingkungan

Ia berharap keikutsertaannya dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga, apa pun hasil yang diraih.

Hal serupa disampaikan Abdul Hamid Faisal yang menilai MQK sebagai bagian dari proses pembelajaran di kelas takhosus.

Menurutnya, persiapan lomba menjadi sarana untuk melatih mental sekaligus mengukur kemampuan dalam memahami kitab kuning.

Baca Juga: Kayu Manis Jadi Fokus Pembangunan Dedie Rachim Ungkap Lima Proyek Strategis Ubah Wajah Tanah Sareal

“MQK ini menjadi ajang untuk membuktikan sejauh mana kemampuan kami, baik dari sisi bacaan maupun pemahaman,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya mempelajari kitab kuning sebagai bagian dari tradisi keilmuan Islam yang memiliki sanad yang jelas, yang diwariskan oleh para ulama dan guru kepada para santri.

Abdul Hamid turut mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pengembangan pesantren.

Baca Juga: Ribuan AKDP Masuk Kota Bogor Tiap Hari Dedie Rachim Dorong Penataan Terpadu dan Moratorium Izin

Ia optimistis dukungan tersebut akan mendorong santri untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas MQK Kabupaten Bogor, KH Lesmana, menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat santri dalam mengasah kemampuan membaca, menerjemahkan, dan memahami kitab kuning secara komprehensif.

“Ini adalah bagian dari upaya mencetak generasi ulama yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Sekwan DPRD Bogor Curi Start Susun Program 2027 Sekda Apresiasi Soroti Pentingnya Sinergi Eksekutif Legislatif

Panitia penyelenggara, Ade Sarmili, menjelaskan bahwa MQK ke-2 melombakan puluhan kitab dalam beberapa tingkatan, mulai dari ula, wustha, hingga ulya.

Para peserta merupakan utusan dari seluruh kecamatan dengan latar belakang pesantren yang telah terdaftar secara resmi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agung Fathirrobbani

Tags

Terkini

X