BOGOR.24JAMNEWS.COM – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memimpin apel pagi bersama jajaran Pemerintah Kota Bogor di Lapangan Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal, Senin 13 April 2026.
Dalam arahannya, Dedie menyampaikan bahwa Kelurahan Kayu Manis menjadi salah satu wilayah dengan perkembangan pesat dan akan menjadi fokus berbagai program pembangunan ke depan, mulai dari skala lingkungan hingga tingkat kota.
Ia menjelaskan, sejumlah sektor akan disentuh dalam pembangunan tersebut, meliputi pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, hingga penataan lingkungan.
Baca Juga: Ribuan AKDP Masuk Kota Bogor Tiap Hari Dedie Rachim Dorong Penataan Terpadu dan Moratorium Izin
Apel yang digelar di lokasi tersebut, lanjut Dedie, bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di kawasan Kayu Manis.
“Lapangan ini akan dibangun sarana olahraga. Di dekatnya ada SMAN 11, kemudian akan dibangun IPAL skala kota, serta pembangkit listrik tenaga sampah. Jadi ada empat rencana pembangunan di sini,” ujar Dedie.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah, Forkopimwil, serta masyarakat untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah Tanah Sareal, khususnya Kayu Manis, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
Menurutnya, kemajuan wilayah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Tanah Sareal harus ikut maju dan dirasakan masyarakat. Karena itu, pembangunan kita prioritaskan di Kayu Manis,” ucapnya.
Selain proyek utama, Pemkot Bogor juga akan melakukan penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk perbaikan saluran air, pengaturan lalu lintas, pembangunan pedestrian, hingga penataan jalur hijau.
Baca Juga: Hasil Audit Terungkap Dugaan Jual Beli Jabatan di Bogor Tidak Libatkan BKPSDM Empat PNS Disorot
Dedie menegaskan, penataan tersebut harus dilakukan sejak awal secara bersamaan dengan pembangunan utama, tanpa menunggu seluruh proyek selesai.
“Supaya perubahan sudah terlihat sejak awal. Jangan menunggu selesai baru kita benahi trotoar, drainase, dan pengelolaan sampah. Semua harus berjalan simultan,” katanya.
Tak hanya itu, Pemkot Bogor juga tengah mengupayakan pemanfaatan lahan eks pabrik aspal di sekitar lokasi untuk dijadikan gudang Bulog.