nasional

Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Baru Perkuat Stabilitas Indo Pasifik

Senin, 9 Februari 2026 | 22:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese usai menandatangani traktat keamanan di Istana Merdeka. (Ist)

BOGOR.24JAMNEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyepakati penguatan kemitraan strategis melalui penandatanganan traktat keamanan bersama.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah baru dalam mempererat hubungan bilateral sekaligus menjaga stabilitas kawasan Indo Pasifik.

Dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 2 Februari 2026, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kerja sama tersebut mencerminkan komitmen kuat kedua negara untuk saling mendukung keamanan nasional serta menciptakan perdamaian regional.

Baca Juga: Inflasi Januari 2026 Masih Aman, Mendagri Wanti-wanti Daerah Awasi Harga Pangan dan Stok Logistik

“Perjanjian keamanan bersama ini mencerminkan tekad kedua negara untuk terus bekerja sama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo Pasifik,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan, kolaborasi ini tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif serta semangat bertetangga baik.

Menurutnya, Indonesia dan Australia memiliki posisi strategis sebagai negara yang hidup berdampingan sehingga hubungan harus dibangun di atas rasa saling percaya.

Baca Juga: Hari Pers Nasional 2026 Jadi Momentum Peluncuran Buku Kritis Ambang Sandyakala Jurnalisme Soroti Masa Depan Pers Digital

“Indonesia dan Australia ditakdirkan untuk hidup berdampingan dan kita memilih membangun hubungan atas dasar saling percaya dan iktikad baik,” lanjutnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan apresiasi atas sambutan pemerintah Indonesia.

Ia menilai hubungan dengan Indonesia memiliki arti penting bagi Australia, khususnya dalam menjaga keamanan kawasan.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Digadang Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Rakyat Hadapi Ketimpangan dan Tekanan Pasar

Albanese mengatakan tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia di kawasan Indo Pasifik selain Indonesia.

Menurutnya, traktat yang ditandatangani menjadi bukti bahwa kemitraan kedua negara semakin kuat.

“Perjanjian ini menunjukkan bahwa hubungan kita semakin kuat dan menjadi cara terbaik untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” kata Albanese.

Halaman:

Tags

Terkini