Baca Juga: Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegalega Pastikan Pendampingan Perawatan dan Hunian Sementara
Penambahan kapasitas ini dilakukan dengan membangun jetty trestle dan platform baru yang terhubung dengan existing jetty.
Sedangkan untuk mendukung produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas seperti blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.
Selain itu, proyek ini juga melibatkan pemasangan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor, dan ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.
Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali mengatakan, fasilitas yang kini telah mencapai 99% tersebut, dijadwalkan mulai beroperasi di pertengahan tahun 2026 dengan estimasi volume 450 ribu ton tahun ini, dari kemampuan pemenuhan permintaan pasar ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun.
“Dalam sinergi bersama SIG dan kerja sama dengan Taiheiyo, fasilitas ini akan menjadi bagian dari penguatan kapasitas industri nasional untuk menjangkau pasar global, dan strategi peningkatan utilisasi di tengah perlambatan pasar domestik,” tutur Rizki Kresno.
Tentang PT Solusi Bangun Indonesia Tbk
Baca Juga: Rudy Susmanto Minta BPD Kawal Pembangunan Desa Saat Banyak Kades Bogor Segera Purna Tugas
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah perseroan terbuka dengan mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG.
Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai dengan merek dagang Dynamix dan Semen Andalas, serta agregat dan layanan pengelolaan limbah Nathabumi yang mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh),
Korporasi dengan total kapasitas produksi 14,86 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 1.500 orang.***