• Sabtu, 18 April 2026

APDESI Merah-Putih Desak Program “Desa Sejahtera” ke Kementrans, Wamen Transmigrasi Setuju Teken MoU

Photo Author
Deddy Martin, Bogor 24 Jam
- Kamis, 20 November 2025 | 00:06 WIB
Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menerima audiensi pengurus APDESI Merah-Putih di Kantor Kementerian Transmigrasi, membahas kolaborasi program penguatan desa di kawasan transmigrasi. (Ist)
Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menerima audiensi pengurus APDESI Merah-Putih di Kantor Kementerian Transmigrasi, membahas kolaborasi program penguatan desa di kawasan transmigrasi. (Ist)

BOGOR.24JAMNEWS.COM—Sebanyak 12 perangkat desa dan kepala desa yang tergabung dalam APDESI Merah-Putih menemui Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Dalam audiensi itu, Ketua Umum APDESI Merah-Putih Anwar Sadat bersama Sekjen Uhadi menyampaikan aspirasi dan kebutuhan desa di kawasan transmigrasi. Anwar menegaskan perlunya advokasi kuat dan dorongan berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan, persoalan, serta potensi desa.

“Kami siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementrans,” ujar Anwar.

Ia mengusulkan program bertajuk Desa Sejahtera Merah-Putih yang Kuat pada bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya sebagai bentuk kerja sama strategis lintas sektor. Untuk itu, APDESI Merah-Putih mendorong pemberdayaan aparatur desa di daerah transmigrasi.

Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyambut positif aspirasi tersebut. Ia menegaskan Kementrans mendukung kerja sama dan sinergi dengan APDESI Merah-Putih.

Viva membeberkan capaian program transmigrasi sejak era Presiden Sukarno hingga Presiden Prabowo yang telah melahirkan 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten, dan 3 provinsi.

Menurut Viva, keberadaan ribuan desa transmigrasi menuntut kolaborasi multipihak termasuk APDESI Merah-Putih. Ia menyebut Kementrans juga bermitra dengan PATRI (Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia) dan memperkirakan banyak kader PATRI juga aktif dalam APDESI Merah-Putih.

Viva memaparkan kondisi desa transmigrasi sangat beragam—mulai dari desa mandiri, maju, berkembang, hingga yang membutuhkan pembinaan.

Untuk itu, ia meminta APDESI Merah-Putih ikut fokus pada penguatan kelembagaan ekonomi, produk unggulan desa, pemberdayaan SDM, serta pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas kawasan transmigrasi.

Seluruh program transmigrasi, kata Viva, selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama poin membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Di akhir pertemuan, Viva Yoga sepakat menjalin MoU antara Kementrans dan APDESI Merah-Putih sebagai dasar kemitraan resmi organisasi yang dipimpin Anwar Sadat tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Deddy Martin

Tags

Terkini

X