BOGOR.24JAMNEWS.COM – Pemerintah Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, resmi menetapkan 56 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar pada Jumat, 10 April 2026.
Musdesus tersebut menjadi wadah penting dalam memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan transparan, partisipatif, dan tepat sasaran.
Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk menyusun arah kebijakan penggunaan Dana Desa sesuai kebutuhan prioritas masyarakat.
Baca Juga: Bus Listrik Gratis di Kabupaten Bogor Resmi Jalan Warga Antusias Ini Cara Naik dan Rutenya Lengkap
Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Desa Cimande Hilir Mulyadi, Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin Mimin Suminar, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat setempat.
Sekretaris Desa Cimande Hilir, Mulyadi, menjelaskan bahwa seluruh calon penerima BLT telah melalui proses verifikasi dan validasi data secara menyeluruh.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
“Proses penetapan dilakukan secara terbuka melalui musyawarah. Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, program BLT Dana Desa merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Tak hanya fokus pada penyaluran bantuan, Musdesus juga membahas rencana penggunaan Dana Desa Tahun 2026.
Baca Juga: Sidak Alun Alun Bogor Wali Kota Dedie A Rachim Temukan Lagi Praktik Listrik Ilegal PKL
Sejumlah program prioritas disepakati, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi warga.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin, Mimin Suminar, mengapresiasi pelaksanaan Musdesus yang dinilai telah berjalan sesuai aturan dan melibatkan partisipasi masyarakat.
“Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam pengelolaan Dana Desa. Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkapnya.