bogor

Dugaan Pungli Menjerat Guru PAI di Bogor Nilai Transaksi Disebut Capai Miliaran

Rabu, 8 April 2026 | 19:24 WIB
Dugaan pungli guru PAI di Kabupaten Bogor menjadi sorotan, nilai transaksi disebut capai miliaran rupiah (Ist)

BOGOR.24JAMNEWS.COM — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang melibatkan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Bogor mencuat ke publik dan menjadi perhatian luas, Rabu 8 April 2026.

Kasus yang diduga berlangsung sejak 2022 hingga awal 2025 ini menyeret jumlah korban dalam skala besar, dengan nilai transaksi yang disebut-sebut mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan informasi yang berkembang, para guru PAI diduga diminta menyetorkan sejumlah uang dengan nominal bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Baca Juga: ETLE Dipasang di Tanjakan Bendungan Ciawi Upaya Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan di Jalur Puncak

Mekanisme pengumpulan disebut dilakukan melalui perantara di tingkat kecamatan, sehingga praktik ini berlangsung secara sistematis.

Sejumlah pihak menyebutkan, jika dikalkulasikan dari total guru yang terlibat, potensi dana yang terkumpul bisa mencapai angka miliaran rupiah.

Namun demikian, hasil audit sementara baru mencatat sebagian dana, sekitar Rp300 juta, yang direncanakan untuk dikembalikan sesuai ketentuan.

Baca Juga: Penyesuaian Jadwal KRL Lintas Bogor Jakarta Mulai 13 April 2026 Dampak Proyek Pengembangan Stasiun

Kasus ini memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk pemerhati pendidikan dan masyarakat umum.

Mereka menilai, dugaan pungli terhadap tenaga pendidik merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara transparan dan akuntabel.

Pihak berwenang kini didorong untuk menelusuri alur dana serta mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Uji Coba Bus Listrik Rute Bojong Gede Sentul Disambut Antusias Warga

Penanganan yang profesional dinilai penting untuk menjaga integritas dunia pendidikan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

Hingga saat ini, proses pendalaman masih berlangsung. Aparat terkait diharapkan dapat mengungkap fakta secara menyeluruh dan memastikan penyelesaian kasus dilakukan sesuai hukum yang berlaku. (YB)

Tags

Terkini