BOGOR.24JAMNEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, PKBM dan Pondok Pesantren Cahaya Sunnah menggelar aksi bersih lingkungan bersama masyarakat di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Kamis 16 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter siswa pendidikan nonformal sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah yang dinilai semakin mendesak.
Aksi diawali dengan doa bersama di halaman PKBM Cahaya Sunnah yang berlokasi di Jalan Pahlawan Kampung Tengah.
Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Truk Tronton di Teluk Pinang Ciawi Lalu Lintas Lumpuh 3 Jam lebih
Selanjutnya, para peserta melakukan pembersihan di sepanjang jalan utama hingga area Masjid Al Barkah.
Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup, Bagus Hariyanto, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
Ia menilai pengelolaan sampah saat ini sudah menjadi persoalan darurat nasional yang membutuhkan penanganan serius dan terkoordinasi.
“Bapak Hanif Faisol, Menteri Lingkungan Hidup kita bahkan sering memimpin langsung penyelesaian sampah dari hulu ke hilir. Saya mengapresiasi gerakan bersih lingkungan para santri dan siswa PKBM Cahaya Sunnah bersama warga, semoga bisa menginspirasi sekolah lainnya,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Seksi PDPK Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Jaja Sujai.
Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga: Hampir Seribu Santri Ramaikan MQK Bogor 2026 Ajang Bergengsi Uji Kitab Kuning dan Cetak Ulama Muda
Menurutnya, dengan konsistensi dan kolaborasi yang kuat, Cileungsi memiliki potensi menjadi wilayah yang lebih bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Satuan Pendidikan Kesetaraan PKBM Cahaya Sunnah, Achmad Bastian, menyampaikan bahwa kegiatan bersih lingkungan ini direncanakan menjadi agenda rutin bersama masyarakat.
“Insha Allah ke depannya, ini akan menjadi kegiatan rutin para santri dan siswa PKBM Cahaya Sunnah, gotong royong bersama warga membersihkan lingkungan dan menanam pohon untuk generasi mendatang,” jelasnya.