Program penanaman telah dimulai sejak Januari 2026 dan akan mencapai puncaknya pada kegiatan Penanaman Serentak se Kabupaten Bogor yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Jenis pohon yang ditanam meliputi berbagai kategori, mulai dari pohon cepat tumbuh, pohon endemik, hingga pohon yang memiliki nilai ekonomi dan fungsi konservasi.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa percepatan pembangunan hutan kota membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama pemerintah kecamatan dalam memenuhi target minimal luasan lahan.
Baca Juga: Dedie Rachim Hadiri Lebaran Golok di Setu Babakan Dorong Warisan Budaya Nusantara Tembus UNESCO
“Jika lebih dari satu hektare sangat baik. Sementara untuk desa atau kelurahan minimal harus memiliki kawasan hijau sebagai bagian dari penguatan lingkungan,” ujar Rudy Susmanto.
Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi berikutnya.
“Apa yang kita tanam hari ini bukan untuk diri kita tetapi untuk anak cucu kita. Tuhan menciptakan manusia setiap detik tetapi dunia hanya satu kali. Kita mulai dari tanah yang kita pijak Kabupaten Bogor untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (AG)