BOGOR.24JAMNEWS.COM – Lonjakan penumpang Kereta Rel Listrik terjadi pada H+2 Idulfitri 1447 Hijriah, Warga Jabodetabek memadati layanan KRL tujuan Bogor dan Jakarta Kota sejak pagi hari, Minggu 22 Maret 2026.
Kepadatan terlihat di sejumlah stasiun utama dan titik transit seperti Manggarai dan Jatinegara.
Peron dipenuhi penumpang sejak pagi hingga sore seiring tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.
Baca Juga: Banjir Tol Jagorawi Surut Total Jalur Kembali Normal Usai Sempat Lumpuh Saat Arus Lebaran 2026
Salah satu penumpang, Rina, 32 tahun, warga Bekasi, mengaku sengaja menggunakan KRL untuk bepergian ke Bogor.
Ia memanfaatkan momen Lebaran untuk bersilaturahmi sekaligus berwisata bersama keluarga.
“Saya mau ke Bogor untuk silaturahmi sekalian jalan jalan. Memang dari pagi sudah ramai, tapi masih bisa masuk kereta walau harus berdiri,” ujar Rina di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.
Menurutnya, KRL menjadi pilihan karena lebih efisien dibandingkan kendaraan pribadi, terutama untuk menghindari kemacetan saat libur panjang.
“Kalau naik KRL lebih enak, tiketnya lebih murah, tidak macet, dan lebih cepat sampai. Hanya saja memang penuh dan berdesakan,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan penumpang asal Bogor yang hendak menuju kawasan Kota Tua Jakarta melalui Stasiun Jakarta Kota.
Baca Juga: One Way Puncak Dihentikan, H+2 Lebaran 2026 Jalur Wisata Bogor Macet Parah Capai 30000 Kendaraan
Ia mengaku sudah memperkirakan lonjakan penumpang saat periode Lebaran.
“Memang sudah biasa kalau Lebaran ramai. Saya mau ke Kota, jalan jalan sama istri dan anak. Tadi sempat menunggu dua kereta karena penuh,” katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan tidak hanya terjadi di dalam rangkaian kereta, tetapi juga di area pintu masuk serta loket stasiun.