BOGOR.24JAMNEWS.COM – Pengawasan kendaraan wisata yang menuju kawasan Puncak terus diperketat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Dalam kegiatan ramp check yang digelar di Rest Area Tol Jagorawi I, Kecamatan Ciawi, Minggu 28 Desember 2025, petugas menemukan sejumlah pelanggaran administrasi kendaraan.
Kegiatan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor bersama unsur TNI dan Polri.
Baca Juga: Libur Nataru di Puncak Diawasi Ketat, 3 Bus Wisata Kena Tilang Saat Ramp Check di Ciawi
Dari total 29 kendaraan pariwisata yang diperiksa, delapan di antaranya terindikasi tidak memenuhi kelengkapan administrasi.
Sekretaris Dishub Kabupaten Bogor, Lutfi Sahara, mengatakan pelanggaran yang ditemukan beragam, mulai dari masa berlaku buku KIR yang telah habis, kartu pengawasan kedaluwarsa, hingga STNK yang hanya berupa salinan.
“Dari delapan kendaraan yang melanggar, tiga langsung dikenakan sanksi tilang. Sementara lima lainnya diberi teguran dan diminta melengkapi dokumen sebelum melanjutkan perjalanan,” jelas Lutfi.
Ia menegaskan, ramp check ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, terutama di tengah lonjakan volume kendaraan dan kondisi cuaca yang tidak menentu selama masa libur panjang.
“Kegiatan ini melibatkan Dishub, kepolisian, Denpom, serta Dinas Kesehatan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan dan aman bagi penumpang,” ujarnya.
Ramp check sendiri telah berlangsung sejak 19 Desember 2025 dan dijadwalkan berakhir pada 4 Januari 2026. Fokus pemeriksaan mencakup kendaraan pariwisata, bus, serta angkutan umum yang melintas menuju kawasan wisata Puncak.
“Kami ingin memastikan seluruh kendaraan yang masuk kawasan Puncak memenuhi standar keselamatan dan kelengkapan administrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman mengimbau para wisatawan agar tetap berhati-hati selama perjalanan, khususnya di tengah cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama libur akhir tahun.
“Kepadatan arus lalu lintas cukup tinggi. Kami harap pengendara mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
Ia juga memastikan pos pengamanan akan tetap siaga hingga 4 Januari 2026 guna menjaga kelancaran dan keamanan arus wisata.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, cek rem dan mesin sebelum berangkat agar perjalanan aman dan nyaman,” pungkasnya. (AG)