BOGOR.24JAMNEWS.COM - Musim hujan mulai mengintai dan Pemerintah Kecamatan Gunung Putri langsung bergerak cepat.
Ancaman banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor mendorong ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan turun ke Lapangan Kantor Kecamatan Gunung Putri, Kamis 4 Desember 2025, untuk mengikuti Apel Siaga Bencana.
Camat Gunung Putri, Kurnia Indra S.STP., M.Ec.Dev. memimpin langsung apel tersebut. Forkopimcam hadir lengkap, termasuk Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K., Danramil Gunung Putri Kapten Inf. Taufik Rahman, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Gunung Putri.
Dalam amanatnya, Camat Kurnia menegaskan perlunya kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintahan, mulai dari kecamatan hingga RT.
Ia meminta perangkat wilayah memperkuat sistem pelaporan cepat, respons terkoordinasi, dan langkah mitigasi yang konsisten.
“Kami berterima kasih atas kesiapan semua peserta. Seluruh perangkat dari kecamatan sampai RT harus siaga menghadapi cuaca ekstrem. Segera laporkan setiap kejadian kepada Polsek, Kecamatan, atau Koramil. Setiap laporan langsung kami tindak dengan langkah mitigasi sesuai SOP,” tegasnya.
Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby memperkuat pesan tersebut. Ia meminta para kepala desa mengaktifkan kembali Desa Tanggap Bencana dan memperluas sosialisasi pencegahan banjir, terutama soal menjaga kebersihan saluran air.
Kapolsek juga mengumumkan bahwa Polsek Gunung Putri membuka Posko Siaga Bencana sebagai pusat komando penanganan pra-bencana, saat kejadian, hingga pemulihan. Posko ini menjadi titik koordinasi seluruh unsur lapangan.
Apel yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.00 WIB itu melibatkan lebih dari 100 personel dari berbagai instansi.
Kesiapan ini menunjukkan kuatnya sinergi seluruh elemen dalam menjaga keselamatan warga menghadapi musim hujan.
Unsur yang terlibat antara lain Koramil dan Polsek Gunung Putri, Satpol PP, Tim Reaksi Cepat Kencana, Damkar, BPBD Kabupaten Bogor, relawan Destana, PMI, Linmas Desa, Karang Taruna, PSM, Pramuka, ormas, paguyuban ambulans, dan komunitas GPS (Gerakan Pungut Sampah).
Dari tingkat kabupaten, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si. menginstruksikan seluruh jajaran Polsek meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi curah hujan yang terus naik.
Ia menuntut patroli kewilayahan berjalan lebih aktif, pemetaan titik rawan diperbarui, dan posko siaga beroperasi penuh.