Di tengah meningkatnya potensi banjir dan longsor, kolaborasi masyarakat, pemerintah desa, lembaga kehutanan, dan aparat kewilayahan menjadi modal penting memulihkan ekologi Gunung Salak.
FKMGS berencana memperluas titik penanaman ke kawasan rawan lainnya untuk membangun kesadaran kolektif dan ketahanan lingkungan jangka panjang.***