bogor

Dedie Rachim Hadiri Lebaran Golok di Setu Babakan Dorong Warisan Budaya Nusantara Tembus UNESCO

Selasa, 14 April 2026 | 06:32 WIB
Dedie Rachim hadiri Lebaran Golok di Setu Babakan, dukung budaya tradisional menuju pengakuan dunia. (Ist)

BOGOR.24JAMNEWS.COM – Jakarta, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri kegiatan Lebaran Golok yang digelar di Setu Babakan, Minggu 12 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong golok sebagai warisan budaya yang diakui dunia.

Mengusung tema Golok Road to UNESCO, acara ini diisi dengan berbagai kegiatan budaya, mulai dari pertunjukan seni, sarasehan, bela diri tradisional, hingga peluncuran buku.

Baca Juga: PKL Kota Bogor Didorong Naik Kelas Jadi Pemilik Kios Pemkot Siapkan Dana 12 Miliar dan Akses KUR Ringan 

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Golok Pedang Sepuh Nusantara, Teguh Cahyadi, serta Ketua Dewan Pembina, Gatut Susanta, yang dinilai konsisten memperjuangkan pengakuan golok di tingkat internasional.

Ia menegaskan bahwa golok bukan sekadar alat, tetapi merupakan bagian dari identitas dan budaya masyarakat.

Hal tersebut, menurutnya, telah tercatat dalam naskah kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian yang ditulis pada tahun 1518.

Baca Juga: Atraksi Silat dan Debus Gegerkan CFD Tegar Beriman Warga Antusias Saksikan Budaya Lokal Bogor

Menurut Dedie, keberadaan golok dalam naskah tersebut menunjukkan bahwa warisan budaya yang diperjuangkan saat ini memiliki akar sejarah yang kuat sejak ratusan tahun lalu.

“Hal ini menunjukkan bahwa apa yang kita rawat dan perjuangkan hari ini memiliki akar sejarah yang sangat kuat, bahkan lebih dari lima abad yang lalu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa golok juga mengandung nilai filosofis, historis, dan estetika yang tinggi.

Baca Juga: CFD Tegar Beriman Makin Ramai Perpustakaan Keliling Hadirkan Dongeng dan Hadiah Tingkatkan Minat Baca

Ketajamannya melambangkan ketajaman berpikir, sementara bentuk dan keindahannya mencerminkan keluhuran budi pekerti masyarakat Pasundan.

“Ketajamannya melambangkan ketajaman berpikir, sementara keindahan pamor dan gagangnya mencerminkan keluhuran budi pekerti masyarakat Pasundan,” ucapnya.

Dedie juga menilai kegiatan Lebaran Golok sebagai langkah penting dalam memperkuat literasi budaya di tengah masyarakat.

Halaman:

Tags

Terkini