BOGOR.24JAMNEWS.COM — Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) III menggelar kegiatan reses masa sidang II di Aula Kecamatan Cigombong, Rabu 11 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Reses tersebut dihadiri unsur pimpinan DPRD Kabupaten Bogor, anggota DPRD Dapil III, jajaran Pemerintah Kecamatan Cigombong, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai desa di wilayah Cigombong.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan ke APINDO Industri Wajib Hadirkan Manfaat Nyata dan Lapangan Kerja bagi Rakyat
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor dari Dapil III, H. Wawan Haikal Kurdi, menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan yang berkeadilan, transparan, dan merata sesuai kebutuhan riil masyarakat.
Menurut Wawan Haikal, seluruh anggota DPRD yang berasal dari wilayah Cigombong memiliki tanggung jawab moral untuk memprioritaskan pembangunan di daerah pemilihannya.
Ia menilai sinergi antarwakil rakyat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat.
Baca Juga: Prabowo Bertemu Prajogo Pangestu hingga Anthony Salim Empat Jam Bahas Arah Ekonomi Nasional
“Anggota DPRD dari Cigombong harus fokus memperjuangkan kebutuhan wilayahnya. Jika semua bersinergi, pembangunan yang adil dan merata bisa terwujud,” ujarnya.
Salah satu program yang menjadi perhatian utama dalam reses tersebut adalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Wawan Haikal menilai program ini harus dilaksanakan secara terbuka dan tepat sasaran, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan hunian layak.
Baca Juga: Bupati Bogor Gandeng INASSOC, Airsoft Diarahkan Jadi Wadah Prestasi dan Cegah Tawuran
Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam penentuan penerima manfaat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
“Program RTLH harus transparan. Masyarakat berhak tahu dasar penentuan prioritas penerima manfaat agar tidak terjadi kecemburuan sosial,” tegasnya.
Selain RTLH, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lain, mulai dari perbaikan jalan lingkungan dan drainase, penambahan penerangan jalan umum, renovasi sarana sosial dan keagamaan, hingga dukungan pemberdayaan ekonomi melalui bantuan UMKM serta pelatihan keterampilan.