BOGOR.24JAMNEWS.COM– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa se-Bogor menggelar aksi demonstrasi di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu, 22 November 2025.
Mereka menuntut penindakan tegas terhadap Resto Asep Stroberi (Astro) yang dianggap berdiri di kawasan hutan lindung.
Koordinator aksi, Riski Ramadhan, menegaskan mahasiswa turun ke jalan karena menilai keberadaan bangunan Astro melanggar aturan perundangan dan menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan Puncak.
Baca Juga: Roti Tak Berlabel Halal Disalurkan Lewat Program MBG, Orang Tua Resah Pemerintah Diminta Bertindak
“Kami melihat bangunan Asep Stroberi masih berdiri meski melanggar hukum. Ini bentuk nyata sandiwara penegakan hukum. Rakyat kecil dipersekusi, cukong digelar karpet merah,” tegas Riski.
Riski mengungkapkan restoran tersebut sudah menerima surat peringatan (SP) 3, namun pemerintah belum mengeksekusi pembongkaran. Ia menyebut hal itu sebagai bukti kuat bahwa Astro tidak tersentuh hukum.
“Mediasi dengan perwakilan pemerintah tidak membuahkan hasil. Karena itu kami akan kembali turun aksi dalam skala lebih besar,” ujarnya.
Mahasiswa menyampaikan empat tuntutan utama, yaitu:
1. Satpol PP segera membongkar bangunan Astro.
2. Gubernur menindak tegas pengelola Astro.
3. Pemerintah mencabut IMB PT Astro.
4. PTPN mengembalikan lahan tersebut menjadi kawasan resapan air. ***