jawa-barat

Warga Cicurug Keluhkan Bau Kandang Sapi Diduga Cemari Lingkungan dan Belum Kantongi Izin Lengkap

Kamis, 26 Maret 2026 | 19:52 WIB
Warga Cicurug keluhkan bau kandang sapi dan dugaan pencemaran lingkungan (DM)

BOGOR.24JAMNEWS.COM – Warga Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi menyuarakan protes terhadap aktivitas kandang sapi milik PT Susu Nusantara Berjaya yang dinilai menimbulkan dampak lingkungan. Kamis, 26 Maret 2026.

Keluhan utama warga berkaitan dengan bau menyengat yang disebut muncul setiap pagi dan malam hari.

Kondisi tersebut dianggap mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari masyarakat di sekitar lokasi peternakan.

Baca Juga: Pasca Lebaran Forkopimcam Cigombong Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Dorong Pembangunan Wilayah

“Baunya sangat menyengat dan sudah berlangsung cukup lama. Kami merasa belum ada perhatian dari pihak perusahaan,” ujar salah seorang warga.

Selain persoalan bau, warga juga menyoroti dugaan pembuangan limbah kotoran sapi ke aliran air yang melintasi Kampung Sirna Bakti dan Kampung Bong.

Mereka khawatir kondisi ini dapat mencemari lingkungan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Baca Juga: Viral Tawuran Warga di Jonggol Dipicu Adu Kuluwung Polisi Sebut Berawal dari Ejekan Saat Festival

Tidak hanya itu, aspek perizinan usaha turut menjadi perhatian, Warga menduga peternakan dengan kapasitas ratusan ekor sapi tersebut belum mengantongi dokumen penting seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan.

Kekecewaan warga semakin bertambah karena tidak adanya sosialisasi sejak awal operasional.

Mereka mengaku tidak pernah mendapatkan informasi terkait keberadaan maupun aktivitas peternakan tersebut.

Baca Juga: Sukamakmur Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru Bogor Timur Dorong IPM dan Targetkan DOB Mandiri

“Seharusnya ada pemberitahuan sejak awal. Ini tiba-tiba sudah berjalan dengan jumlah sapi yang banyak,” kata warga lainnya.

Sebagai bentuk respons, perwakilan warga dari sejumlah RT di sekitar lokasi kini mempertimbangkan langkah lanjutan, termasuk aksi unjuk rasa apabila tidak ada tanggapan dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah.

Warga juga mendesak instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, baik dari sisi legalitas usaha maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Halaman:

Tags

Terkini